<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Deaky Reborn</title>
	<atom:link href="http://blog.deaky.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.deaky.web.id</link>
	<description>Selalu ingin tahu seperti bayi yang baru lahir...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Feb 2010 16:17:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Problem Setelah Install MintMenu</title>
		<link>http://blog.deaky.web.id/2010/02/26/problem-setelah-install-mintmenu/</link>
		<comments>http://blog.deaky.web.id/2010/02/26/problem-setelah-install-mintmenu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 16:06:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deaky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.deaky.web.id/2010/02/26/problem-setelah-install-mintmenu/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama banget ga pernah update. Sejak posting kemaren banyak banget kerjaan yang musti dislesein, termasuk deadline project yang sudah mananti. Termasuk disibukkan sama urusan kerjaan. Langsung ke pokok bahasan saja.
Sejak perkenalanku sama LinuxMint versi Cassandra aku sudah mulai suka sama LinuxMint. Apalagi sejak saat Gloria dirilis, semakin menambah ketertarikanku terhadap Distro ini. Tp pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.deaky.web.id/files/2010/02/mintmenu.png" alt="" title="mintmenu" width="200" height="150" class="alignleft size-full wp-image-40" />Sudah lama banget ga pernah update. Sejak posting kemaren banyak banget kerjaan yang musti dislesein, termasuk deadline project yang sudah mananti. Termasuk disibukkan sama urusan kerjaan. Langsung ke pokok bahasan saja.</p>
<p>Sejak perkenalanku sama LinuxMint versi Cassandra aku sudah mulai suka sama LinuxMint. Apalagi sejak saat Gloria dirilis, semakin menambah ketertarikanku terhadap Distro ini. Tp pada prakteknya aku lebih memilih menggunakan Ubuntu yang dirubah tampilannya seperti LinuxMint. Sejak LinuxMint Helena resmi dirilis aku langsung mentranformasi themes Ubuntu di laptop menjadi Helena. Termasuk Themes, Wallpaper, Usplash, Grub dan MintMenu.</p>
<p>Karena aku orangnya <i>moody</i> jadi sering gonta ganti themes, terkadang pake themes LinuxMint terkadang juga pake themes standart Ubuntu. Namun akhir-akhir ini lebih seneng pake themes default Ubuntu ga pernah pake themes Mint lagi. Setelah baca posting dari <a href="http://andy.web.id/menu-linux-mint-di-ubuntu-karmic.php" target="_blank">Pak Andy MSE</a> aku jadi mupeng pengen ganti penampilah <i>my lovely OS</i> jadi Mint.</p>
<p>Ada sedikit cuplikan kalimat Pak Andy yang menarik perhatianku</p>
<blockquote><p>Sayang sekali, saya belum menemukan cara untuk mengganti tulisan &#8220;<b>Linux Mint 8 Helena – Main Edition</b>&#8220;, setiap kali kursor melewati menu di pojok kiri bawah itu&#8230;</p></blockquote>
<p>Merasa sedikit tidak percaya sama pernyataan tersebut, tapi setelah aku buktikan ternyata benar tooltipnya bertuliskan LinuxMint bukan Ubuntu. Kecurigaanku yang lain muncul jangan-jangan <i>system info</i> juga berubah, dan ternyata benar-benar berubah seperti yang terlihat pada gambar. Atau ketikkan <b>lsb_release -a</b> di terminal untuk mengeceknya.<span id="more-33"></span></p>
<p><img src="http://blog.deaky.web.id/files/2010/02/System-Monitor.png" alt="" title="System-Monitor" width="590" height="524" class="aligncenter size-full wp-image-41" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Okelah bagiku itu tidak menjadi masalah, yang penting sistem masih bisa dipake. Perjalanan cerita ini tidak berhenti sampai di situ, cerita yang lain muncul kembali. Beberapa hari server Kambing <i>down</i>, itu berarti aku ga bisa update maupun meng-<i>install</i> aplikasi. Sumpek juga kalo kondisi kaya gini terus-terusan. Aku berencana buat mengarahkan repo ke mirror.unej.ac.id. Namun apa yang terjadi? <b>Software Sources</b> tidak berjalan. Coba membukanya lewat terminal masih juga ga jalan, muncul pesan error &#8220;<b>Error: could not find a &#8221; aptsources.distro.NoDistroTemplateException: Error: could not find a distribution template</b>&#8220;.</p>
<p>Kesimpulan sementaraku adalah akibat dari DISTRIBUTOR ID berubah dari Ubuntu jadi LinuxMint itu membuat Software Sources tidak berjalan karena distribution template untuk LinuxMint tidak tersedia.</p>
<p><b>OKE! Ayo kita selesaikan permasalahan-permasalahan yang sudah terpapar di atas.</b></p>
<p>Sebelumnya mari kita buka direktori /usr/share/python-apt/templates terlebih dahulu. Direktori tersebut adalah folder dimana distribution template disimpan. Disitu terlihat cuma ada 2 template yaitu Debian dan Ubuntu, untuk LinuxMint tidak ada padahal Distributor ID pada sistem adalah LinuxMint. Hal inilah yang membuat error pada saat kita menjalankan Software Sources. Perhatikan setiap langkah di bawah untuk memperbaiki</p>
<p><img src="http://blog.deaky.web.id/files/2010/02/templates.png" alt="" title="templates" width="564" height="325" class="aligncenter size-full wp-image-42" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>Pertama</b>, ubah berkas mintSystem.conf</p>
<pre>sudo gedit /etc/linuxmint/mintSystem.conf</pre>
<p>lsb-release beri nilai False dan etc-issue beri nilai False, sehingga menjadi</p>
<pre>lsb-release = False
etc-issue = False</pre>
<p>Kenapa demikian? karena jika nilainya True maka setiap kali startup berkas lsb-release, issue dan issue.net akan di-replace dengan berkas bawaan LinuxMint. Inilah yang menyebabkan Distributor ID dan kawan-kawannya berubah menjadi LinuxMint. Diberi nilai False agar aksi tersebut tidak dijalankan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>Kedua</b>, edit berkas lsb-release di direktori /etc</p>
<pre>sudo gedit /etc/lsb-release</pre>
<p>Copy paste tulisan di bawah biar mudah, lalu simpan.</p>
<pre>DISTRIB_ID=Ubuntu
DISTRIB_RELEASE=9.10
RELEASE_NOTES_URL=http://www.ubuntu.com
DISTRIB_CODENAME=karmic
DISTRIB_DESCRIPTION="Ubuntu 9.10 Karmic Koala"</pre>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>Ketiga</b>, edit berkas issue pada direktori yang sama</p>
<pre>sudo gedit /etc/issue</pre>
<p>Ganti <b>LinuxMint 8 Helena &#8211; Main Edition</b> dengan <b>Ubuntu 9.10 Karmic Koala</b><br />
Lakukan hal yang sama pada berkas /etc/issue.net</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>Keempat</b>, untuk merubah tooltip pada mintmenu yang bertuliskan &#8220;Linux Mint 8 Helena – Main Edition&#8221; rubah berkas /etc/linuxmint/info</p>
<pre>sudo gedit /etc/linuxmint/info</pre>
<p>Rubah DESCRIPTION menjadi &#8220;Ubuntu 9.10 Karmic Koala&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Langkah yang terakhir silakan di-restart.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Insya Allah permasalahan di atas sudah fix.</p>
<p><img src="http://blog.deaky.web.id/files/2010/02/fix.png" alt="" title="fix" width="600" height="650" class="aligncenter size-full wp-image-43" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.deaky.web.id/2010/02/26/problem-setelah-install-mintmenu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Webometric</title>
		<link>http://blog.deaky.web.id/2010/02/04/webometric/</link>
		<comments>http://blog.deaky.web.id/2010/02/04/webometric/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 05:12:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deaky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.deaky.web.id/2010/02/04/webometric/</guid>
		<description><![CDATA[ Kemarin ada dosen yang nanya tentang Webomatric lewat chat. Yang sebenarnya aku sendiri kurang begitu tahu secara detil soal Webometric. Gara-gara obrolan kemarin aku jadi pengen posting tentang Webometric.
Langsung aja pada intinya. Webometrics merupakan sebuah lembaga pemeringkatan yang berpusat di Madrid, Spanyol yang didirikan atas inisiatif Cybermetrics lab, sebuah kelompok penelitian yang dimiliki Consejo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.deaky.web.id/files/2010/02/web-statistic-300x162.jpg" alt="" title="web-statistic" width="300" height="162" class="alignleft size-medium wp-image-38" /> Kemarin ada dosen yang nanya tentang <a href="http://www.webometrics.info/" target="_blank">Webomatric</a> lewat chat. Yang sebenarnya aku sendiri kurang begitu tahu secara detil soal Webometric. Gara-gara obrolan kemarin aku jadi pengen posting tentang Webometric.</p>
<p>Langsung aja pada intinya. Webometrics merupakan sebuah lembaga pemeringkatan yang berpusat di Madrid, Spanyol yang didirikan atas inisiatif Cybermetrics lab, sebuah kelompok penelitian yang dimiliki Consejo Superior de Investigaciones Cientificas (CSIC) sebuah lembaga penelitian terbesar di Spanyol. Peringkatan Webometric dimulai pada tahun 2004 dan didasarkan pada gabungan indikator yang memperhitungkan baik volume maupun isi Web, visibilitas dan dampak dari publikasi web sesuai dengan jumlah pranala luar yang diterima. Peringkat ini diperbaharui setiap bulan Januari dan Juli (via Wikipedia).</p>
<p>Alangkah sangat prestise apabila suatu Perguruan Tinggi bisa menduduki peringkat atas dalam Webometrics Ranking of World Universities (WRWU). Tapi menurutku itu bukanlah hal yang mutlak harus dicapai. Bagiku WRWU merupakan alat sebagai pemacu perguruan tinggi untuk memacu partisipasinya ke masyarakat luas, salah satunya dari publikasi penelitian.</p>
<p><span id="more-32"></span></p>
<p>Lalu bagaimana model penilaian Webometric?</p>
<p>Webometric mengindikasikan 4 faktor yang menentukan rangking sebuah universitas, diantaranya :</p>
<ol>
<li><b>Visibility (V)</b><br />
Jumlah total tautan eksternal yang unik yang diterima dari situs lain (inlink), yang diperoleh dari Yahoo Search, Live Search dan Exalead. Untuk setiap mesin pencari, hasil-hasilnya dinormalisasi-logaritmik ke 1 untuk nilai tertinggi dan kemudian dikombinasikan untuk menghasilkan peringkat.</li>
<li><b>Size (S)</b><br />
Jumlah halaman yang ditemukan dari empat mesin pencari: Google, Yahoo, Live Search dan Exalead. Untuk setiap mesin pencari, hasil pencarian dinormalisasi-logaritmik ke 1 untuk nilai tertinggi. Untuk setiap domain, hasil maksimum dan minimum tidak diikutsertakan (excluded) dan setiap institusi diberikan sebuah peringkat menurut jumlah yang dikombinasi tersebut.</li>
<li><b>Rich Files (R)</b><br />
Volume file yang ada di situs Universitas dimana format file yang dinilai layak masuk di penilaian (berdasarkan uji relevansi dengan aktivitas akademis dan publikasi) adalah: Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps), Microsoft Word (.doc) dan Microsoft Powerpoint (.ppt). Data-data ini diambil menggunakan Google dan digabungkan hasilhasilnya untuk setiap jenis berkas.</li>
<li><b>Scholar (Sc)</b><br />
Google Scholar menyediakan sejumlah tulisan-tulisan ilmiah (scientific paper) dan kutipan-kutipan (citation) dalam dunia akademik. Data Sc ini diambil dari Google Scholar yang menyajikan tulisan-tulisan ilmiah, laporan-laporan, dan tulisan akademis lainnya.</li>
</ol>
<div id="attachment_39" class="wp-caption aligncenter" style="width: 279px"><img src="http://blog.deaky.web.id/files/2010/02/webometric_rank.jpg" alt="" title="webometric_rank" width="269" height="128" class="size-full wp-image-39" /><p class="wp-caption-text">Webometrics Rank</p></div>
<p>Dalam meranking Webometic melibatkan 3 search engine dunia, yaitu <b>Google</b>, <b>Yahoo Search</b>, dan <b>Live search</b>.</p>
<p>Metode pengukuran Webometric menggunakan perhitungan : <b>(4xV) + (2xS) + (1xR) + (1xSc)</b></p>
<p>Selamat menaikkan ranking di webometric!</p>
<p><i>Sumber :</i><br />http://adisulistiyono.staff.uns.ac.id/files/2009/09/teknik-perangkingan-thes-qs-dan-webometric.pdf<br />http://blog.unila.ac.id/meyjaroni/files/2009/06/ta-sim.doc</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.deaky.web.id/2010/02/04/webometric/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Item Menu Yang Hilang</title>
		<link>http://blog.deaky.web.id/2010/01/28/item-menu-yang-hilang/</link>
		<comments>http://blog.deaky.web.id/2010/01/28/item-menu-yang-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 15:53:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deaky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.deaky.web.id/2010/01/28/item-menu-yang-hilang/</guid>
		<description><![CDATA[Sejak sekitar satu minggu yang lalu aku dipusingkan dengan si Karmic di laptopku yang lagi ngambek. Pasalnya Applications menu yang ada di main menu ilang, tidak ada satu pun item menu yang nongol. Nah lo, bingung ga tuh. Mau ngapa-ngapain susah. Setiap kali mau pake aplikasi harus pake console. Udah browsing sana-sini, utak-atik sana-sini masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak sekitar satu minggu yang lalu aku dipusingkan dengan si Karmic di laptopku yang lagi ngambek. Pasalnya Applications menu yang ada di main menu ilang, tidak ada satu pun item menu yang nongol. Nah lo, bingung ga tuh. Mau ngapa-ngapain susah. Setiap kali mau pake aplikasi harus pake console. Udah browsing sana-sini, utak-atik sana-sini masih aja buntu.</p>
<p>Singkat cerita. Semua berawal ketika beberapa hari yang lalu aku pengen nyobain Vector Linux, daripada pake live USB ribet musti mindahin data di Flashdisk yang dah penuh mending pake VirtualBox aja. Berhubung di laptop belum ada VirtualBox jadinya harus instal dulu. Langsung deh nginstall VirtualBox dari DVD InfoLinux edisi 01/2010. Pada proses instalasi terasa ada yang aneh, proses terasa berat. Mungkin ini karena laptop yang udah menyala beberapa jam dengan beberapa aplikasi yang masih berjalan. Setelah proses instalasi selesei, eh lha koq Applications menunya kosong, kagak ada satu pun item yang nongol. Waduh gawat nih. setelah sistem di-restart pun masih tetep kagak nongol tuh menu. Browsing sana-sini, utak-atik sana-sini hasilnya nihil. Malah pusing jadinya. Untung aku pake 2 Desktop Environment : Gnome dan KDE. Akhirnya terpaksa harus pake KDE trus.</p>
<p>kemarin iseng-iseng utak-atik file konfigurasi di direktori Home. Akhirnya nemu sesuatu di dir <b>~/.config</b>. Kecuringaanku tertuju pada sebuah folder bernama &#8220;menus&#8221;. Di dalamnya terdapat beberapa files salah satunya adalah &#8220;applications.menu&#8221;, tapi pas aku buka isinya ternyata kosong padahal seharusnya kan ga kosong. Kecurigaanku semakin kuat.</p>
<p><span id="more-31"></span></p>
<p><a href="http://blog.deaky.web.id/files/2010/01/config-dir.png"><img src="http://blog.deaky.web.id/files/2010/01/config-dir.png" alt="" title="config-dir" width="550" height="450" class="aligncenter size-full wp-image-36" /></a></p>
<p>Oke deh, tanpa pikir panjang langsung saja aku hapus folder tersebut (folder menus).</p>
<pre>rm -rf ~/.config/menus</pre>
<p>Dan ternyata apa yang terjadi? Menu menjadi normal kembali. Applications menu yang tadinya kagak nongolin apa-apa sekarang jadi penuh dengan item-item aplikasi. Hehehe.. akhirnya kebingunganku selama satu minggu membawa sebuah ilmu baru. Thanks God.</p>
<div id="attachment_37" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a href="http://blog.deaky.web.id/files/2010/01/menu.jpg"><img src="http://blog.deaky.web.id/files/2010/01/menu.jpg" alt="" title="menu" width="550" height="344" class="size-full wp-image-37" /></a><p class="wp-caption-text">Main menu normal kembali</p></div>
<p>Jadi kesimpulannya masalah di atas terjadi bukan karena paket ataupun library yang hilang atau broken, tetapi hanyalah karena masalah konfigurasi aja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.deaky.web.id/2010/01/28/item-menu-yang-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lontong Kikil Alun-alun Sidoarjo</title>
		<link>http://blog.deaky.web.id/2009/11/22/lontong-kikil-alun-alun-sidoarjo/</link>
		<comments>http://blog.deaky.web.id/2009/11/22/lontong-kikil-alun-alun-sidoarjo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 05:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deaky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Snapshot]]></category>
		<category><![CDATA[Mata kamera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.deaky.web.id/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[
Lontong Kikil Alun-alun Sidoarjo
Share on Flickr
Lokasi : Alun-alun Sidoarjo
&#160;
Hhmmm.. ini dia satu lagi makanan yang jadi favoritku. Lontong kikil. Malem minggu pas jalan-jalan sama Nida bingung mo nyari makan dimana. Kita memutuskan buat nyari makan di Alun-alun Sidoarjo aja, banyak banget pilihannya. Setelah muter-muter akhirnya menjatuhkan pilihan pada &#8220;lontong kikil&#8221;. Letaknya di alun-alun sebelah barat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="image"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2543/4123964950_42a38afc4d.jpg" width="500" height="375" alt="Lontong Kikil Alun-alun Sidoarjo" /><br />
<span><b>Lontong Kikil Alun-alun Sidoarjo</b><br />
Share on <a href="http://www.flickr.com/photos/deaky/4123964950/" title="Lontong Kikil Alun-alun Sidoarjo" target="_blank">Flickr</a><br />
Lokasi : Alun-alun Sidoarjo</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hhmmm.. ini dia satu lagi makanan yang jadi favoritku. Lontong kikil. Malem minggu pas jalan-jalan sama Nida bingung mo nyari makan dimana. Kita memutuskan buat nyari makan di Alun-alun Sidoarjo aja, banyak banget pilihannya. Setelah muter-muter akhirnya menjatuhkan pilihan pada &#8220;lontong kikil&#8221;. Letaknya di alun-alun sebelah barat lurus sama pintu masuk masjid agung Sidoarjo.</p>
<p>Pas suapan pertama rasanya udah nendang banget. Gila.. sumpah rasanya dahsyat banget. Lontong kikil paling enak yang pernah ku makan. Dari banyak lontong kikil yang pernah ku coba, ini yang paling enak <i>(tentunya menurut lidahku)</i>. Kikilnya bener-bener kikil sapi asli. Yang dipake adalah kikil bagian kaki. Tulang kakinya pun ikut disertakan. Menambah sensasi tersendiri saat menggerogoti tulangnya. Pokoknya maknyus deh.</p>
<p>Harga yang dipatok pun cukup murah menurut kantong anak muda kayak aku. Cukup 12 ribu untuk semangkok lontong kikil + segelas minuman. Harga warung tapi citarasa resto.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.deaky.web.id/2009/11/22/lontong-kikil-alun-alun-sidoarjo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dokter Cilik</title>
		<link>http://blog.deaky.web.id/2009/11/21/dokter-cilik/</link>
		<comments>http://blog.deaky.web.id/2009/11/21/dokter-cilik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 11:18:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deaky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Snapshot]]></category>
		<category><![CDATA[Mata kamera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.deaky.web.id/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[
Dokter cilik
Share on Flickr
Lokasi : SIEDEX (Sidoarjo Education Expo) 2009
&#160;
Di sebuah stan MI (Madrasah Ibtidaiyah) pada pameran pendidikan kemarin menampilkan keahlian dari siswa-siswanya yang sangat kreatif. Salah satunya yang membuatku kagum adalah masih kecil tapi udah bisa mengukur tensi darah. Suatu keahlian yang sangat luar biasa menurutku. Karena tidak semua anak bisa lho meskipun sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="image"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2663/4121933578_a4352408da.jpg" width="500" height="374" alt="Dokter cilik" /><br />
<span><b>Dokter cilik</b><br />
Share on <a href="http://www.flickr.com/photos/deaky/4121933578/" title="Dokter cilik" target="_blank">Flickr</a><br />
Lokasi : SIEDEX (Sidoarjo Education Expo) 2009</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sebuah stan MI (Madrasah Ibtidaiyah) pada pameran pendidikan kemarin menampilkan keahlian dari siswa-siswanya yang sangat kreatif. Salah satunya yang membuatku kagum adalah masih kecil tapi udah bisa mengukur tensi darah. Suatu keahlian yang sangat luar biasa menurutku. Karena tidak semua anak bisa lho meskipun sudah diajari. Jangankan anak-anak, orang yang sudah dewasa pun belum tentu bisa meski sudah diajarkan. Salut deh buat mereka berdua. Dua jempol buat mereka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.deaky.web.id/2009/11/21/dokter-cilik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sujud Sembahku</title>
		<link>http://blog.deaky.web.id/2009/11/12/sujud-sembahku/</link>
		<comments>http://blog.deaky.web.id/2009/11/12/sujud-sembahku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 05:40:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deaky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Apa aja]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.deaky.web.id/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[
&#160;
Tak ada kata yang dapat diucap
Di saat waktu terhenti
Kosong
Dimensi membutakan mata
Memekakkan telinga
Tersadar dalam angan dan nyata
Berlari saat nyata itu indah
Mendekat saat nyata itu indah
Di atas perjanjian yang telah terucap
Atas waktu di atas waktu
Terlahir sebagai sesuatu yang suci
Hingga saatnya
Janji tersuruk di dasar hati
Tertutup angan dan khayal dunia
Yang tak terpekakkan hati
Makin hilang dan tak henti
Goda itu semakin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.deaky.web.id/images/blog/sujud.jpg" alt="Sujud Sembahku" class="reflect"></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak ada kata yang dapat diucap<br />
Di saat waktu terhenti<br />
Kosong<br />
Dimensi membutakan mata<br />
Memekakkan telinga<br />
Tersadar dalam angan dan nyata<br />
Berlari saat nyata itu indah<br />
Mendekat saat nyata itu indah<br />
Di atas perjanjian yang telah terucap<br />
Atas waktu di atas waktu<br />
Terlahir sebagai sesuatu yang suci<br />
Hingga saatnya<br />
Janji tersuruk di dasar hati<br />
Tertutup angan dan khayal dunia<br />
Yang tak terpekakkan hati<br />
Makin hilang dan tak henti<br />
Goda itu semakin menghinakanku<br />
Saat semua semakin peka<br />
Sadar yang tak ternilai<br />
Buah tutur orang yang bersyukur<br />
Senantiasa istighfar kepada Al-Ghofur<br />
Membersihkan hati yang berlumpur<br />
Sujudku tuk haturkan sembahku<br />
Padamu ya Allah dalam hina yang tak tertebus<br />
Atas segala nikmat yang diberi<br />
Dan atas dosa yang terlalui<br />
Atas perjalanan yang telah diberi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.deaky.web.id/2009/11/12/sujud-sembahku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gagal Koneksi Sierra 881U + Telkomsel Flash di Ubuntu</title>
		<link>http://blog.deaky.web.id/2009/08/06/gagal-koneksi-sierra-881u-telkomsel-flash-di-ubuntu/</link>
		<comments>http://blog.deaky.web.id/2009/08/06/gagal-koneksi-sierra-881u-telkomsel-flash-di-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 15:07:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deaky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.deaky.web.id/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Invalid Dial Command &#8211; WvDialSierra 881U AT&#038;T + Telkomsel FlashWorking on Ubuntu Jaunty
&#160;
Ada yang bisa bantu memecahkan masalah di atas?
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="image"><img src="http://blog.deaky.web.id/images/blog/error-dial-sierra881u.jpg" width="500" alt="Invalid Dial Command, Sierra 881U on Ubuntu"><span><b>Invalid Dial Command &#8211; WvDial</b><br />Sierra 881U AT&#038;T + Telkomsel Flash<br />Working on Ubuntu Jaunty</span></div>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><b style="color: #ff3333;">Ada yang bisa bantu memecahkan masalah di atas?</b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.deaky.web.id/2009/08/06/gagal-koneksi-sierra-881u-telkomsel-flash-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suatu Pagi di Jembatan Suramadu</title>
		<link>http://blog.deaky.web.id/2009/08/03/suatu-pagi-di-jembatan-suramadu/</link>
		<comments>http://blog.deaky.web.id/2009/08/03/suatu-pagi-di-jembatan-suramadu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 13:15:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deaky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mlaku-mlaku]]></category>
		<category><![CDATA[Snapshot]]></category>
		<category><![CDATA[Mata kamera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.deaky.web.id/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Jembatan Suramadu
Share on Flickr
Lokasi : Jembatan Suramadu
&#160;
 Kemarin pagi mendapat kesempatan melewati jembatan Suramadu. Saat melewatinya aq pengen mencoba mengabadikannya. Tapi sayang hanya bisa memotret dari kendaraan saja. Sekarang sudah dilarang turun dari kendaraan untuk berfoto-foto. Foto di atas diambil sekitar jam 7 pagi dimana langit masih begitu segar untuk dinikmati.
Pemandangan indah di atas jembatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="image"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2555/3784278533_00cd7fef9c.jpg" width="500" height="374" alt="Jembatan Suramadu"><span><b>Jembatan Suramadu</b><br />
Share on <a href="http://www.flickr.com/photos/deaky/3784278533/" title="Jembatan Suramadu" target="_blank">Flickr</a><br />
Lokasi : Jembatan Suramadu</span></div>
<p>&nbsp;</p>
<p> Kemarin pagi mendapat kesempatan melewati jembatan Suramadu. Saat melewatinya aq pengen mencoba mengabadikannya. Tapi sayang hanya bisa memotret dari kendaraan saja. Sekarang sudah dilarang turun dari kendaraan untuk berfoto-foto. Foto di atas diambil sekitar jam 7 pagi dimana langit masih begitu segar untuk dinikmati.</p>
<p>Pemandangan indah di atas jembatan Suramadu membuat agenda kegiatan berkeliling pulau Madura menjadi tambah semangat. Berkeliling melihat lebih dekat kehidupan di pulau garam Madura membuat aQ semakin tau bagaimana kerasnya kehidupan disana.</p>
<p>Setelah puas seharian berkeliling Madura dari ujung barat sampai ujung timur, sudah saatnya kembali pulang. Pengen sekali melihat jembatan Suramadu di malam hari dengan indahnya lampu-lampu. Sekitar jam 10 malam aq kembali menaiki kokohnya jembatan Suramadu. Kali ini aQ kurang beruntung. Lampu-lampu indah yang menghiasi Suramadu dimatikan. Nyesel sekali ga menyaksikannya.</p>
<p>Finally, jam 11 malam sampai di kota Sidoarjo tercinta. Dan waktunya untuk beristirahat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.deaky.web.id/2009/08/03/suatu-pagi-di-jembatan-suramadu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenangan itu&#8230;</title>
		<link>http://blog.deaky.web.id/2009/07/14/kenangan-itu/</link>
		<comments>http://blog.deaky.web.id/2009/07/14/kenangan-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 13:15:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deaky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Apa aja]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.deaky.web.id/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Me &#038; GuitarShare on Flickr
&#160;
Iseng-iseng mengoyak isi hardisk laptop eh ga sengaja nemu foto itu. Ya gini nih kalo liburan kuliah pasti ga ada kerjaan. Nonton TV melulu bikin bosen. Mau bikin design web koq ya males. Kemaren baru slesei bikin design buat web masa sekarang bikin lagi, capek ah..
Daripada mlongo mending liat-liat foto jadul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="image"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3493/3719728261_607307c341.jpg" alt="Me &#038; Guitar" width="500"><span><b>Me &#038; Guitar</b><br />Share on <a href="http://www.flickr.com/photos/deaky/3719728261/" target="_blank">Flickr</a></span></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Iseng-iseng mengoyak isi hardisk laptop eh ga sengaja nemu foto itu. Ya gini nih kalo liburan kuliah pasti ga ada kerjaan. Nonton TV melulu bikin bosen. Mau bikin design web koq ya males. Kemaren baru slesei bikin design buat web masa sekarang bikin lagi, capek ah..</p>
<p>Daripada mlongo mending liat-liat foto jadul di laptop. Dan bertemulah sama foto orang aneh di atas. Foto kenangan ga onok tunggal e. Cuma tinggal itu fotoku bermain gitar. Sengaja di blur biar ga kliatan kalo orangnya jelek ^_^</p>
<p><span id="more-25"></span></p>
<p>Kalo berbicara soal gitar, aQ dulu suka banget sama yang namanya gitar. Gitar udah jadi pacar pertama bagi aQ. Sampe-sampe ortu ngomel kalo aQ dah pegang gitar. Ga cuma itu ajah, pacar beneran juga pasti terlantar kalo aQ udah membelai gitar. Sebenernya tak hanya gitar yang bikin aQ gila, hobi designku juga sering membuat mereka terabaikan.</p>
<p>Lama-kelamaan aQ juga sadar sendiri, sampe kapan aQ denger ortu ngomel gara-gara denger suaraku yang cempreng ini dan sampe kapan aQ menomerduakan kekasih hati. Mencoba sedikit demi sedikit meninggalkan kebiasaan genjrang-genjreng itu dengan design. Sampe akhirnya aQ mendapatkan mainan penggantinya yaitu laptop.</p>
<p>Dan gitar itu pun aQ gantungkan di tembok kamar dan sepenuhnya mencurahkan perasaan ke design. Aq lebih memilih design yang lebih bermanfaat buat aQ.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.deaky.web.id/2009/07/14/kenangan-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengaktifkan Ctrl + Alt + BackSpace di Ubuntu Jaunty</title>
		<link>http://blog.deaky.web.id/2009/07/13/mengaktifkan-ctrl-alt-backspace-di-ubuntu-jaunty/</link>
		<comments>http://blog.deaky.web.id/2009/07/13/mengaktifkan-ctrl-alt-backspace-di-ubuntu-jaunty/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 14:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deaky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & trik]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.deaky.web.id/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat setelah upgrade Ubuntu dari versi 8.10 ke 9.04 yang paling membuat saya tidak nyaman adalah kombinasi tombol [Ctrl]+[Alt]+[BackSpace] yang disable. Dimana fungsi shortcut keyboard tersebut adalah untuk me-restart Xserver (atau istilah awamnya Log out). Dulu saat masih memakai Ubuntu 8.10 setiap kali crash cukup menekan kombinasi tombol tersebut dan masalah pun terselesaikan. Namun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.deaky.web.id/images/blog/keyboard.jpg" alt="Keyboard" width="175" align="left">Pada saat setelah upgrade Ubuntu dari versi 8.10 ke 9.04 yang paling membuat saya tidak nyaman adalah kombinasi tombol <b>[Ctrl]+[Alt]+[BackSpace]</b> yang disable. Dimana fungsi shortcut keyboard tersebut adalah untuk me-<i>restart</i> Xserver <i>(atau istilah awamnya Log out)</i>. Dulu saat masih memakai Ubuntu 8.10 setiap kali <i>crash</i> cukup menekan kombinasi tombol tersebut dan masalah pun terselesaikan. Namun saat menggunakan versi 9.04 trik tersebut tidak berlaku karena <b>[Ctrl]+[Alt]+[BackSpace]</b> secara <i>default</i> di-<i>disable</i> pada Jaunty.</p>
<p>Ada 2 cara untuk mengaktifkan kembali shortcut <b>[Ctrl]+[Alt]+[BackSpace]</b> di Ubuntu Jaunty kamu. Yang pertama dengan meng-install sebuah package. Dan yang ke-dua cukup dengan mengubah file <b>xorg.conf</b> yang ada di Ubuntu kamu.</p>
<p><span id="more-24"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>Dengan meng-install package</h4>
<p>Install &#8220;dontzap&#8221; package menggunakan command line.</p>
<div class="code">sudo apt-get install dontzap</div>
<p>Setelah ter-install ketik :</p>
<div class="code">sudo dontzap &#8211;enable</div>
<p>atau</p>
<div class="code">sudo dontzap &#8211;disable</div>
<p>
<p><b>&#8211;disable</b> berarti [Ctrl]+[Alt]+[BackSpace] akan bekerja.<br />
<b>&#8211;enable</b> berarti saat tombol [Ctrl]+[Alt]+[BackSpace] ditekan tidak ada efek apa-apa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>Mengubah file xorg.conf</h4>
<p>Buka terminal lalu ketikan :</p>
<div class="code">sudo gksudo gedit /etc/X11/xorg.conf</div>
<p>Tambahkan baris kode di bawah ini pada file xorg.conf tersebut</p>
<div class="code">Section &#8220;ServerFlags&#8221;<br />
Option &#8220;DontZap&#8221; &#8220;false&#8221;<br />
EndSection</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.deaky.web.id/2009/07/13/mengaktifkan-ctrl-alt-backspace-di-ubuntu-jaunty/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
