Lontong Kikil Alun-alun Sidoarjo

Lontong Kikil Alun-alun Sidoarjo
Lontong Kikil Alun-alun Sidoarjo
Share on Flickr
Lokasi : Alun-alun Sidoarjo

 

Hhmmm.. ini dia satu lagi makanan yang jadi favoritku. Lontong kikil. Malem minggu pas jalan-jalan sama Nida bingung mo nyari makan dimana. Kita memutuskan buat nyari makan di Alun-alun Sidoarjo aja, banyak banget pilihannya. Setelah muter-muter akhirnya menjatuhkan pilihan pada “lontong kikil”. Letaknya di alun-alun sebelah barat lurus sama pintu masuk masjid agung Sidoarjo.

Pas suapan pertama rasanya udah nendang banget. Gila.. sumpah rasanya dahsyat banget. Lontong kikil paling enak yang pernah ku makan. Dari banyak lontong kikil yang pernah ku coba, ini yang paling enak (tentunya menurut lidahku). Kikilnya bener-bener kikil sapi asli. Yang dipake adalah kikil bagian kaki. Tulang kakinya pun ikut disertakan. Menambah sensasi tersendiri saat menggerogoti tulangnya. Pokoknya maknyus deh.

Harga yang dipatok pun cukup murah menurut kantong anak muda kayak aku. Cukup 12 ribu untuk semangkok lontong kikil + segelas minuman. Harga warung tapi citarasa resto.

Dokter Cilik

Dokter cilik
Dokter cilik
Share on Flickr
Lokasi : SIEDEX (Sidoarjo Education Expo) 2009

 

Di sebuah stan MI (Madrasah Ibtidaiyah) pada pameran pendidikan kemarin menampilkan keahlian dari siswa-siswanya yang sangat kreatif. Salah satunya yang membuatku kagum adalah masih kecil tapi udah bisa mengukur tensi darah. Suatu keahlian yang sangat luar biasa menurutku. Karena tidak semua anak bisa lho meskipun sudah diajari. Jangankan anak-anak, orang yang sudah dewasa pun belum tentu bisa meski sudah diajarkan. Salut deh buat mereka berdua. Dua jempol buat mereka.

Suatu Pagi di Jembatan Suramadu

Jembatan SuramaduJembatan Suramadu
Share on Flickr
Lokasi : Jembatan Suramadu

 

Kemarin pagi mendapat kesempatan melewati jembatan Suramadu. Saat melewatinya aq pengen mencoba mengabadikannya. Tapi sayang hanya bisa memotret dari kendaraan saja. Sekarang sudah dilarang turun dari kendaraan untuk berfoto-foto. Foto di atas diambil sekitar jam 7 pagi dimana langit masih begitu segar untuk dinikmati.

Pemandangan indah di atas jembatan Suramadu membuat agenda kegiatan berkeliling pulau Madura menjadi tambah semangat. Berkeliling melihat lebih dekat kehidupan di pulau garam Madura membuat aQ semakin tau bagaimana kerasnya kehidupan disana.

Setelah puas seharian berkeliling Madura dari ujung barat sampai ujung timur, sudah saatnya kembali pulang. Pengen sekali melihat jembatan Suramadu di malam hari dengan indahnya lampu-lampu. Sekitar jam 10 malam aq kembali menaiki kokohnya jembatan Suramadu. Kali ini aQ kurang beruntung. Lampu-lampu indah yang menghiasi Suramadu dimatikan. Nyesel sekali ga menyaksikannya.

Finally, jam 11 malam sampai di kota Sidoarjo tercinta. Dan waktunya untuk beristirahat…